Chap. 118. Resah

1108 Words

Seorang pria terlihat begitu gusar di tempatnya. Tangannya sedari tadi tidak hentinya meremas remot yang ada di tangannya. Padangannya tak menentu, pikirannya begitu carut maruh. Entah mengapa, waktu sudah berjalam cukup cepat dan sudah terlewati beberapa bulan semenjak kejadian pada malam itu di sebuah pulau yang ada di Indonesia. Hingga kedatangan Tisha dan Samuel ke mansion utama pun tidak disadari oleh orang pria itu. Sifat jahil Tisha yang masih melekat dalam dirinya, lantas tidak membiarkan kakak iparnya tersebut menganggur begitu saja. Karena apa yang ia suruh, selalu dilakukan oleh Stevano meskipun diiringi dengan gumaman dari pria itu. “Bwaaaa!” pekik Tisha tepat di samping Stevano yang duduk menatap televisi di depannya. Sontak saja hal itu membuat Stevano langsung terjungkal

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD