Dari semalam Tisha sudah merasa tidak enak pada perutnya. Wanita itu gelisah setiap kali tidur, karena baru sebentar saja perutnya terasa mengeras. Dan hal itu terjadi berulang kali sampai-sampai membuat Samuel terjaga. Melihat sang istri yang tidak nyenyak dalam tidurnya. Lantas pria itu dengan sigap bangun dari tidurnya. “Kamu kenapa, Sayang? Apakah ada yang sakit?” tanya Samuel begitu khawatir. Terlebih lagi ketika melihat keringat yang keluar semakin banyak di dahi Tisha. Tisha tidak langsung menjawab, karena wanita itu mengatur napasnya terlebih dulu, guna menikmati rasa sakit yang susah di jelasnkan yang berpusat di bawah perut. Tangannya pun mencoba untuk mengusap lembut, berharap anak-anakknya yang berada di dalam tidak bergejolak lagi. Samuel yang seolah mengerti, lantas iku

