Tiga Puluh Tujuh

1249 Words

Aida memarkirkan mobilnya di depan butik kecilnya. Ia melihat  ada beberapa pembeli di dalam sana dan melihat Yerin sedang melayani para pembeli itu.  Aida tidak pernah kecewa dengan cara bekerja Yerin, bahkan terkadang Aida merasa tidak enak karena selalu membuat wanita itu meng-handle pekerjaannya di butik. Yerin sendiri sudah mengatakan jika ia tidak merasa keberatan, ia juga merasa nyaman bekerja di tempat Aida.  Aida mengambil satu tas totebag yang cukup besar dan penuh dengan oleh-oleh yang ia siapkan untuk Yerin. Aida melangkahkan kakinya menuju butik, suara denting lonceng di atas pintu berbunyi saat Aida membuka pintu tersebut.  Yerin mengalihkan pandangannya menuju pintu dan ia tersenyum saat melihat Aida masuk kedalam. Suara denting lonceng kembali terdengar dan beberapa wani

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD