Entah sejak kapan bibir mereka saling pagut, jika tidak salah ingat tadi ia sedang melihat-lihat kamar utama mereka yang berada di lantai atas. Entah siapa yang memulai, bibir mereka kian melumat satu sama lain. Erangan tertahan keluar dari mulut Aida, membuat Ye-Jun semakin memperdalam ciumannya. Isapan demi isapan, juga lidah yang saling membelit satu sama lain membuat mereka harus berhenti sejenak untuk menghirup oksigen yang hampir habis. Di tempel nya kening Ye-Jun dengan kening Aida, Ye-Jun menatap mata Aida, mengusap bibir wanita itu. "Kau ingin kita berhenti?" tanya Ye-Jun sambil mengusap pipi Aida lembut. Ia tidak ingin memaksa Aida untuk melakukan 'itu'. Wajah Aida kembali bersemu, ia menganggukkan kepalanya pelan. Ye-Jun tersenyum lembut lalu kembali melumat bibir istr

