Aida membuka matanya perlahan, yang ia lihat pertama kali adalah wajah suaminya yang tidur sambil memeluknya. Bagai di lempar bubuk blushon, wajah Aida memerah. Ia berusaha melepaskan diri dari pelukan suaminya, namun bukannya terlepas, Ye-Jun semakin memeluknya erat. "Oppa, aku tidak bisa bernapas kalau kau memelukku seerat ini." ucapnya sambil menepuk lengan pria itu. Ye-Jun mengerang tidak suka saat tidur nyenyak nya terganggu, ia membuka sebelah matanya perlahan. Saat mendapati wajah istrinya, Ye-Jun langsung tersenyum lembut. "Selamat pagi istriku." Pria itu terkekeh saat melihat Aida salah tingkah. Bagaimana bisa istrinya masih salah tingkah menggemaskan seperti ini? Padahal mereka sudah berulang kali bercinta. Ye-Jun mengendurkan pelukannya, ia mengecup bibir Aida sekilas

