Tiga Puluh Empat

1240 Words

Tidak berselang lama, makanan yang sudah mereka pesan datang. Begitu juga dengan minuman yang mereka pesan. Tanpa banyak basa-basi Aida mengambil satu tempe bacem dengan garpu kecil yang terdapat di tengah meja. Makanan itu ia serahkan pada Ye-Jun untuk menyicipinya lebih dulu.  Dengan semangat yang sama Ye-Jun mengambilnya lalu mengigit setengah makanan itu. Rasa manis, gurih khas kedelai pun mendapat di indra perasanya.  Ia menyukai rasa makanan itu, selama di Indonesia ia bahkan hampir menyukai semua makanan yang di rekomendasikan oleh istrinya.  "Ini enak! Rasa manis dan gurih kedelainya bikin ingin makan lagi. Belum lagi aroma bakarnya, membuat semakin enak untuk di makan!" Aida tersenyum bangga, "Tentu saja! Tidak ada yang tidak enak untuk semua makanan yang Aida rekomendasikan!"

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD