Pagi itu, suasana di lobi perusahaan Ken seperti biasa—tenang dan profesional. Karyawan yang berlalu-lalang sibuk dengan tugas masing-masing, hingga tiba-tiba seorang wanita bergaun mewah masuk dengan langkah penuh amarah. Wanita itu adalah Anna, dan wajahnya memerah karena emosi yang sengaja ia tunjukkan. "Aku mau bicara dengan Ken! Dia harus bertanggung jawab!" teriak Anna dengan suara lantang, membuat semua aktivitas di lobi terhenti. Para karyawan berhenti bekerja, saling menatap bingung dan berbisik-bisik. Mereka tidak tahu siapa wanita ini, tetapi pernyataannya cukup mengejutkan. "Aku hamil anak Ken, dan dia tidak mau bertanggung jawab!" teriak Anna lagi, suaranya bergema di seluruh lobi. Bisikan karyawan semakin keras. Wajah mereka menunjukkan campuran keterkejutan, keti