Bab 60

1068 Words

Aurel memejamkan mata lagi beberapa detik, mencoba menenangkan degup jantungnya yang kacau. Ia bahkan bisa merasakan hangatnya napas Samuel di belakang lehernya, seakan lelaki itu belum benar-benar terjaga. Atau mungkin, justru Samuel sedang menahan diri untuk tidak bergerak. Tapi itu mustahil. Lelaki itu terkenal tidak suka diganggu, apalagi disentuh saat tidur. Yang membuat detik ini terasa semakin aneh, semakin membingungkan, adalah bagaimana tangannya masih melingkar ringan di perut Aurel. Tidak kuat mencengkeram, tapi jelas tidak berniat melepas. Aurel menarik napas tipis. Samuel pasti sudah sadar. Tidak mungkin tidak. Dan itu juga berarti, lelaki itu tahu persis betapa dekat mereka sekarang. Saking dekatnya, Aurel merasa kalau ia bergerak sedikit saja, suara gesekan kain pun bisa te

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD