Part 52 Penyesalan 1

1082 Words

Ilham's POV Sepanjang perjalanan aku mengutuk kedunguanku selama ini. Betapa tololnya aku membiarkan diri terlena demikian lama. Hingga jejak yang kutinggalkan tidak begitu saja bisa terhapuskan. Kembali melukai dan menyakiti lagi. Kekhawatiran makin merajai hati saat dokter mengatakan kalau Vi hamil tiga bulan. Aku takut terjadi apa-apa dengan Vi dan calon anak kami. Selama pemeriksaan aku berdoa tiada henti. Aku lega ketika dokter bilang, janinnya baik-baik saja. Kenapa dia merahasiakan kehamilannya dariku? "Dokter bilang tadi kalau Vi lagi hamil dua belas minggu. Kenapa tidak memberitahu Mas?" "Aku ingin memberikan surprise di hari ulang tahun, Mas. Tapi ... sudahlah, sekarang Mas juga sudah tahu," jawabnya sendu. Ada yang luruh dalam d**a ini. Perasaan bersalah yang menghanta

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD