Aiden POV. Okey…tenang dulu….Tidak mungkin juga aku marah marah pada Nina, hanya karena Nina bilang tidak suka aku. Jadi aku memilih diam dan memutus tatapan kami. “Abang….marah ya?” malah tanya lagi. Aku aja bingung mesti jawab apa. Masa iya aku marah pada Nina?. Hak Nina kalo dia tidak suka aku. “Gak kok” jawabku lalu buru buru menghabiskan kopi yang tadi Nina sediakan untukku. Aku abaikan Nina yang mengawasiku diam diam. “Hm…abang pulang ya” pamitku memecah hening di antara kami. “Kok…” desisnya menggantung sampai aku batal bangkit dari dudukku. Menghela nafaslah aku, karena Nina bertahan menatapku. “Yam au ngapain lagi?. Abang gak akan maksa kalo Nina gak suka abang. Jadi lebih baik abang pulang, jadi kamu gak mesti lama lama temanin abangkan?” jawabku pada tatapannya. Dia me

