Sabrina membaca sebuah buku yang ia ambil dari rak di mini perpustakaan milik Abraham. Gadis cantik itu berselonjor di atas tempat tidur dengan wajah yang hampir tertutup dengan buku yang ia baca. Suara pintu terbuka, membuat Sabrina segera menurunkan bukunya dan menatap ke arah pintu keluar. Sabrina hampir saja melototkan matanya saat melihat sosok pria dengan celana olahraga berwarna biru muda tanpa mengenakan atasan yang memperlihatkan ototnya, berdiri dengan tenang di depan pintu. Tatapan mata keduanya bertemu, membuat desir aneh kembali terasa oleh Sabrina. Gadis itu segera mengalihkan tatapannya ke arah lain hingga membuat pria yang berada di depan pintu terkekeh. "Kenapa menatap ke arah situ? Bukankah yang di pintu jauh lebih menarik?" Abraham melangkahkan kakinya dengan