RSC-37

1441 Words

Suasana senja mulai merayap saat Revando berdiri di luar pagar rumah Valora, berharap bisa melihat wajahnya meski dari jauh. Rasa bersalah dan penyesalan yang dalam mengiringi setiap langkahnya ke sana, dan ia tahu Valora mungkin akan menolaknya, namun ia tak bisa begitu saja menyerah. Di dalam rumah, Valora mengintip dari jendela dan melihat Revando yang menunggu dengan wajah penuh harap. Wajah Valora langsung berubah muram, ia menarik napas panjang dan memalingkan wajahnya, tak ingin berurusan dengan lelaki itu. Baginya, menerima tawaran Revando untuk bertanggung jawab akan terasa seperti menyandarkan beban pada orang yang tak bersalah. Bapak yang berada di samping Valora menghela napas, menyadari beban berat yang menimpa putrinya. Setelah beberapa saat hening, Bapak menaruh tangannya d

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD