Bab 41 - Pamit

1839 Words

Bayu terdiam membeku saat mendengar permintaan istrinya itu. Begitu pun dengan Mami Hana dan Papi Anwar, juga Syakila. Mereka tidak menyangka jika Ayu langsung meminta hal itu secepat itu meski kedua orang tua Bayu sudah menduga kalau Ayu pasti akan meminta hal itu. “Gak sayang, kenapa kamu minta seperti itu? Kenapa kita harus berpisah, Sayang? Mas tidak sanggup. Mas sangat mencintaimu,” ucap Bayu dengan parau dan berat. “Mas tahu bagaimana perjalanan hidupku dengan Alina yang begitu berat karena keadaanku yang hamil tanpa suami, kan? Mas bahkan menjadi saksi bisu bagaimana sulitnya Alina mendapat pengakuan meski itu hanya tertulis di selembar kertas. Apa mas tega, hal yang dulu dialami Alina, dialami juga oleh anak kandung mas kelak? Padahal saat ini Mas selaku ayah kandungnya ada di si

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD