Bab 27. Salah faham

1325 Words

"Lancar, Tuan. Tuan Daren sebentar lagi tiba di Prancis." "Bagus! Siapkan pesawat, aku juga akan mengirim Dinda ke sana," ucap Lucian yang langsung mematikan telepon. Lucian menghela nafas berat. Setelah kelakuannya tadi Lucian merasa sangat bersalah. Ia memang sangat pintar dalam urusan bisnis dan lawan. Tapi dalam hal menaklukan hati seorang istri, sepertinya ia masih harus banyak belajar lagi. Ya, Lucian yang merasa bersalah berniat membawa Dinda menemui adik tirinya. Bagaimanapun mereka adalah saudara, Lucian sendiri tahu sifat masing-masing dari mereka. Daren bahkan mendukungnya dan mengabaikan perintah ibunya. Sementara Dinda, ia tentu tahu Dinda bukanlah gadis seperti itu. Buktinya, ia mendapatkan keperawanan wanita itu saat hotel tempo hari. Tapi sial, ucapan Lucian yang akan m

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD