Hari-hari berlalu, kini akhirnya hari pernikahan Daniel dan Viola. Sore hari yang cerah ini membuat semua keluarga dan teman dekat mereka sangat bahagia. Keluarga Viola sendiri mengadakan pernikahan yang sangat megah untuk putri satu-satunya yang mereka punya. "Aduh, kenapa perutku mulas sekali." Ucapnya sambil meringis. "Karena kau gugup, aku saja yang sudah menikah melihatmu menikah menjadi mulas juga." Ucap Catherine terkekeh. "Apalagi aku, calon suamimu sekongkol dengan Dominic menyogok orang tuaku dan akan mengadakan pesta pernikahan satu minggu setelah pernikahamu. Itu sebenarnya terlalu cepat." Ucap Berta yang sebenarnya tidak setuju, tapi mereka kompak untuk membujuknya dan akhirnya Berta pasrah dan mengiyakannya. "Ck! Menikah itu enak tau, Kak." Ucap Catherine. "Kenapa? Bia

