Bab 78

1218 Words

"Ada siapa di depan?" Tanya Lusi sang ibu. "Dominic." "Kekasihmu?" Tanya Lusi yang membuat Berta melotot. "Bukan, aku baru kenal dengannya, dia teman Daniel. Dia bosku juga sekarang." Ucap Berta yang akhirnya di mengerti oleh Lusi. "Jika jadi kekasih juga tidak apa, dia sangat tampan." Godanya. "Ck! Mama apaan sih." Berta memilih untuk pergi ke kamarnya karena tubuhnya sedikit lemgket dan ingin mandi agar lebih fress, barulah mungkin dia akan bergabung ke bawah. Lusi tersenyum dan entah kenapa dia merasa senang dengan kehadiran Dominic yang sudah kedua kalinya di rumahnya untuk mengantar Berta. Dia memiliki firasat baik untuk keduanya kedepannya. Sedangkan di depan, Dominic terlihat sangat santai mengobrol dengan Beni, mereka mengobrol lumayan banyak dan lebih banyak membahas soal

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD