Arielle menggendong Axel di ruang tengah. Setelah rewel sepanjang sore, akhirnya si bayi tertidur. Axel sudah jauh lebih besar, sudah bisa berjalan, meskipun bicara baru sepatah dua patah kata. Saat si bayi sakit, ia paling kuatir. Untunglah, hanya demam biasa dan tidak ada sesuatu yang serius. “Bisa jadi kelelahan, Nona. Soalnya nggak bobo siang.” Pengasuh Axel memberikan alasan yang membuatnya tenang. Memang benar, Axel tidak tidur siang dan bisa jadi kelelahan. Setelah meletakkan Axel ke ranjang, ia berniat makan. Membuka ponsel sudah jam sembilan. Yakin kalau Zayne tidak akan pulang cepat, Ia bersantap sendirian. Suaminya mengajak ke pesta ulang tahun. Awalnya, ia berniat ikut karena ingin berkenalan dengan teman-teman suaminya. Namun, ternyata keinginannya terhambat karena Axel. “

