BAB 55

1226 Words

Zayne menepati ucapannya, selesai berdansa ia mengantar istrinya ke meja sebelum menyapa para tamu. Jeniffer yang awalnya duduk di meja mereka yang berdekatan dengan Marry, akhirnya menyusul Zayne. Mengikuti ke mana pun laki-laki itu pergi, tidak peduli kalau orang lain terutama Arielle melihat. Sepertinya, Jeniffer tidak lagi punya rasa malu. Zayne akhirnya menyerah, memberi tanda pada Jeniffer untuk bicara berdua di pojok ruangan. Marry bertukar tawa dengan Nadya secara terang-terangan, lalu menatap Arielle yang sedang makan dengan mencibir. “Lihat bukan? Suamimu masih sayang sama mantannya,” ucap Marry. Nadya bersedekap. “Ya iyalah, namanya juga mantan pacar. Apalagi cantik begitu.” “Dibandingkan istrinya,jauh lebih cantik dia.” “Kasihan, ya. istrinya.” Arielle mengambil sepotong

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD