~EMPAT PULUH~

1083 Words

Bukan jarak yang menjadi pemisah diantara kita, melainkan ego yang membuat kita seakan ada di dunia yang berbeda     Vania bersorak senang. Ini kali pertama ia tampak begitu bahagia setelah kejadian di rumah Andrea malam itu. "Papa tahu kamu bisa, sayang." ujar Bisma sembari membawa putri kesayangannya itu dalam dekapannya. Tak hanya Sang Ayah, Mama serta Kakaknya juga ada disana untuk turut berbahagia atas informasi bahwa Vania di terima di Imperial College London. "Dari awal Kakak sudah duga, kamu itu kelihatan sinting karena IQmu yang terlalu tinggi. Katanya orang ber IQ tinggi memang sifatnya mirip-mirip kamu gini." sambung Rafael, Kakak Vania yang baru saja datang dari Perancis. Bisma berdecak mendengar adanya nada hinaan pada kalimat yang Rafael lontarkan pada Vania. Tapi melih

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD