Bab 29

2252 Words

Beberapa bulan kemudian... Bayu mondar mandir diruang persalinan menunggu kabar dari dokter, pagi tadi betapa paniknya ia menemukan Larasati mengaduh kesakitan dikamar mandi, dengan darah membasahi pahanya. Jantungnya hampir copot saat melihat wajah pucat Larasati apalagi kehamilannya yang masih menginjak 8 bulan, ditambah mendengar tangisan Aisha semakin membuat Bayu stess tidak karuan, untungnya Ibu Cokro menguatkan Bayu sepanjang perjalanan mereka menuju ke rumah sakit. "Dad... ini Biyan bawa minuman hangat untuk Daddy" Bayu melihat Biyan memberikan segelas teh hangat dengan tangan bergetar, sudah hampir 5 bulan mereka hidup bersama ketakutan itu masih terlihat diwajah Biyan setiap mereka berinteraksi, Bayu mengambil gelas itu dan langsung meminumnya, Biyan ingin berbalik tapi Bayu me

Great novels start here

Download by scanning the QR code to get countless free stories and daily updated books

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD