Hari ini pesta resepsi pernikahan Lintang digelar. Jadi sebisa mungkin aku harus menghadirinya. Karna kemarin ketika akad terlaksana, aku berhalangan hadir. "Kamu udah siap Mey" Mas Arslan sudah berdiri diambang pintu kamar. "Sudah kok Mas. Ayo berangkat" aku meraih tas selempang kecil diatas kasur. Kemudian memasukan ponsel kedalamnya. Kami berpamitan pada Mamah, Papah juga Ahsan. Sengaja dia tidak kuajak karna sedang dalam masa pemulihan pasca demam dua hari lalu. Toh, dia lebih senang dirumah bersama Nenek dan Kakeknya dibanding ikut denganku yang kadang membuatnya lelah. *** Kami langsung menuju pelaminan saat sampai di tempat pesta. "Selamat ya Lin. Semoga ini pernikahan kamu yang terakhir. Dan semoga kali ini kamu bisa cepet dapet momongan" aku memeluknya sambil menggoyangkan b