Bab 50: Scarlett sang Beta

740 Words

Keesokan paginya, Julien bangun lebih awal karena tidak sabar ingin menuju lapangan latihan. "Pagi," ujar Lacey, berguling di ranjang Julien, tempat wanita itu seharusnya. "Sebentar, aku akan siap-siap - " "Tidak boleh," geram Julien. "Tetap istirahat dan biarkan kakimu pulih." Kekecewaan tampak di mata Lacey, wajahnya yang merengut tampak sangat imut. "Tetapi, bagaimana dengan petarung mudaku?" Julien menyeringai. Julien sadar sepenuhnya bahwa Lacey menyebut anggota kawanan sebagai petarung muda miliknya. Julien mengenakan celana olahraga dan mengencangkan sabuk, kemudian memakai kaus serta jaket bertudung. Meskipun sudah Oktober dan cuaca makin dingin, hal itu tidak mengganggunya. "Jangan khawatir. Aku akan minta Scarlett atau Raye untuk mengawasi mereka sampai kau sehat." "Namun ak

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD