BAB 61

1427 Words

Musik syahdu berbaur dengan suara obrolan diselingi oleh tawa bahagia. Denting peralatan makan beradu, seolah menjadi irama pengantar dari meriahnya pesta. Di meja dekat tembok, Rania menatap riuh rendah pesta dengan hati merintih. Pesta besar dan mewah dengan tamu dari kalangan atas adalah impiannya. Ia ingin Calista yang mendapatkan itu semua bukan malah Althea. Berbeda dengan Calista yang duduk dengan wajah muram dan tanpa senyum, perasaan iri menggerogoti hatinya. Ia iri dengan Althea yang bisa bersanding hidup dengan Evander. Sebuah keberuntungan yang ingin ia dapatkan. Calista mengibaratkan Althea mendapat durian runtuh. Clay yang tidak tahan berada di pesta lebih lama, memilih untuk pulang dulu. Tidak peduli meski sang Mama tidak menyetujui sikapnya, Ia merasa kalau di pesta ini b

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD