BAB 41

1643 Words

Althea bangkit dari ranjang, berniat ke kamar mandi sampai ia ingat tidak punya pakaian ganti. Ia berniat pulang dan mandi di rumah tapi Evander menahannya. “Kamu mandi saja, berikan kunci rumahmu dan biarkan Bi Marni yang ambil pakaian.” “Tapi, Pak ...” “Althea, baru saja kita sepakat untuk menikah dan kamu sudah tidak mempercayaiku?” Althea tersenyum, menyerahkan kunci rumah pada Evander. “Ayo, Lio. Kita ambil pakaian Mama.” “Eh, bukannya Bi Marni?” “Nggak, aku juga bisa.” Althea tidak habis pikir Evander mau melakukan pekerjaan remeh seperti mengambil pakaiannya. Ia masuk ke kamar mandi, menggosok gigi dan membasuh wajah. Melalui cermin ia melihat bayangannya dengan lingkaran hitam di bawah mata. Tersenyum saat meraba bibir. Samar-samar mengingat tentang ciumannya dengan Evander

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD