Maria menoleh ke kiri. Mata emeraldnya terkejut. "Banyak sekali orang yang datang!" Sophie tersenyum berseri-seri penuh semangat. "Tentu saja, Maria! Aku sudah bilang kan, tidak ada orang yang akan melewatkan ini! Maria terkekeh melihat senyum lebar temannya. Mungkin membawa Sophie ke sini adalah keputusan benar. Dia tidak tahu kalau temannya akan sangat gembira seperti ini. Ini seperti mendapat tiket emas! Sophie berseru ketika Maria memberikan kartu undangan yang dia minta dari dewan. Maria menganggap acara dansa sosial itu konyol. Kegiatan itu non-eksklusif, namun hanya anggota dewan yang bisa hadir tanpa undangan. Mereka mengizinkan orang tanpa undangan menghadiri acara itu, namun mereka bisa mengusir orang-orang itu dari pesta jika mereka mau. Mereka memberikan undangan, tetapi p

