Kicauan burung yang hinggap di jendela kamar, membangunkan Rana dari tidur lelapnya. Gadis itu merentangkan kedua tangannya ke atas, melemaskan otot-otot tubuhnya yang terasa. Mungkin karena kegiatannya kemarin yang banyak menguras tenaga. Hal pertama yang dia temukan saat bangun tidur adalah aroma wangi yang menguar memenuhi seisi rumah. Rana lantas beranjak dari ranjang, melangkah keluar dari kamarnya dengan langkah sempoyongan. Melewati lorong penghubung antara dapur dan kamarnya, aroma wangi masakan semakin tercium menusuk telinga. Dengan langkah hampir goyah karena baru bangun tidur, Rana mendengar suara nyaring dari pertempuran spatula dengan wajan. Dan netranya menemukan sosok jangkung yang tengah sibuk memasak, belum menyadari kehadirannya. "Kakek." panggilan kecil Rana mengejut

