Chapter 51 Nancy yang baru saja menyelesaikan sesi pemotretan langsung berwajah masam begitu melihat seseorang yang tak ia harapkan kehadirannya ada di satu sisi tengah memperhatikannya. Dengan kesal ia meninggalkan tempat pemoteran. “Nancy, tunggu. Nancy..” Christian mencekal lengan Nancy, menahan langkah wanita itu. “Lepas!” Nancy menarik paksa tangannya, tapi Christian menolak melepaskan. “Aku tidak akan melepaskan. Please, beri aku waktu untuk bicara.” “Tidak ada yang perlu dibicarakan. Christian, lepas!” Christian masih kekeuh dengan pendiriannya. “Lepas atau aku akan berteriak?” ancam Nancy. “Silakan berteriak. Paling kita akan terkena skandal. Aku akan mengaku sebagai kekasihmu.” Nancy melotot. “Osean akan membunuhmu.” Raut wajah Christian langsung berubah. “Os

