Keesokan harinya Tok.. tok.. tok “Mbak Zahira!” panggil Hasna “Iya, sebentar!” Ceklek Pintu terbuka dan terlihatlah Zahira dengan senyuman manisnya. Hasna ikut tersenyum. “Mau sholat subuh?” tanya Zahira Hasna mengangguk sebagai jawaban. Karena sudah menjadi kebiasaan bagi keduanya ke Masjid untuk melaksanakan sholat berjama’ah. Jika tidak Hasna maka Zahira yang menemui ke kamar adiknya. Zahira dan Hasna menuruni tangga. Kedua Orang Tuanya lebih dulu ke Masjid, hanya tinggal mereka berdua. Sesekali Hasna melirik ke arah Zahira tanpa perempuan itu sadari. Ia ingin menanyakan sesuatu namun terbesit keraguan di hatinya. “Mbak Zahira!” panggil Hasna memberanikan diri “Iya. Kenapa?” “Em.. gimana tugas Mbak Zahira kemarin? Sudah selesai?” Hasna hanya berbasa-basi menanyakan

