Chapter 136

2674 Words

Edgar kembali ke rumahnya dengan perasaan campur aduk. Pria itu menghempaskan tubuhnya ke ranjang dan menatap langit-langit lamar. Ingatannya kembali pada beberapa saat lalu, di mobil ia melamar Hazel. Jika diingat-ingat lagi, ia mengungkapkan hal itu dengan tidak romantis. Edgar mengusap wajahnya dan memejamkan matanya sejenak. Ia agak malu, andai saja ia benar-benar menyiapkannya. Pasti akan lebih baik lagi bukan? Edgar melirik jam di dinding yang sudah menunjukkan pukul sembilan malam. Sebaiknya ia cepat-cepat istirahat, agar esok tidak terlambat untuk ke kantor. *** Mood Hazel di pagi ini benar-benar sangat bagus. Setelah mengantarkan Luke ke sekolah ia berencana membersihkan rumahnya. Tak hanya itu saja, wanita itu juga tak lupa untuk mengembangkan senyumnya. Membuat Emma atau asi

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD