Dua tahun telah berlalu dengan sangat cepat sejak badai keserakahan Tante Tari dan Willy benar-benar bersih dari mansion ini. Suasana sore itu di ruang tengah kediaman Arsen ramai banget, jauh dari kesan sepi kayak beberapa tahun lalu. Arsen yang baru turun dari lantai dua langsung tersenyum begitu melihat pemandangan di depannya. Di atas karpet bulu yang tebal, anak keduanya yang berumur satu tahun, seorang anak perempuan cantik bernama Sabrina Putri Arsen, lagi aktif-aktifnya merangkak ke sana kemari mengejar bola. Sementara itu, Ksatria yang sekarang sudah berumur enam tahun dan makin mirip dengan papanya, sibuk menyusun lego robot berukuran besar dibantu oleh Radilan yang kini sudah makin tinggi tegap khas remaja SMA. "Aduh, Sabrina, jangan ke sana, Sayang! Itu ada kabel!" pekik H
Download by scanning the QR code to get countless free stories and daily updated books


