Sabtu (15.32), 17 April 2021 ------------------------ Carissa bergeser semakin merapatkan diri dalam pelukan Fachmi. Di luar hujan. Udara dingin membuatnya menggeliat mencari kehangatan tanpa sadar. Hmm, nyaman. Gadis itu menggosokkan wajahnya seraya mengendus aroma yang semakin familiar. Dia mendesah, semakin hanyut dalam buai mimpi. Berbeda dengan Fachmi yang sudah terjaga sejak dua puluh menit lalu dan semakin gelisah. Terutama karena Carissa persis seperti anak kucing saat menggosok-gosokkan wajahnya ke leher Fachmi. Tubuh Fachmi menegang. Dia berkeringat di antara udara yang dingin. Sungguh, rasanya dia ingin mendorong Carissa menjauh lalu bergegas ke kamar mandi untuk menenangkan diri. Atau sebaliknya, mencumbu gadis itu dan menuntaskan gairahnya. Tapi—yang dia lakukan malah ha

