Part 15

1779 Words

Ara berdiri di sebuah rumah megah bak istana dengan pilar pilar besar, ia sengaja datang menggunakan taksi atas undangan Bu Aisyah yang mengundangnya makan siang bersama, hari ini adalah libur terakhirnya setelah pulang dari Berlin dan besok ia sudah harus berdinas seperti biasa. Awalnya ia menolak saat Bu Aisyah mengundangnya makan siang bersama karena ia merasa tidak enak dan takut dianggap memanfaatkan jabatan dan kemampuannya tapi karena Bu Aisyah memaksa akhirnya ia mau datang, ia berangkat saat Cantika belum kembali dari rumah Omnya yang sakit dan Ara sudah mengirimkan chat pada Cantika jika ia sedang keluar. Rasanya Bu Aisyah sudah terlalu berlebih-lebihan menyikapi rasa berterima kasih padanya, padahal ia sudah datang beberapa waktu lalu mengucapkan terima kasih dan memberikan had

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD