Bab 42

1727 Words

"Selamat siang, Pak. Ada tamu." Ucap sekretaris Adit. "Tamu? Siapa?" Tanya Adit karena tidak merasa memiliki janji dengan siapapun. "Katanya beliau sudah ada janji dengan Pak Adit." Adit mengalihkan pandangannya dari layar komputer. "Saya gak merasa punya janji dengan siapapun. Kamu tau kan jadwal saya hari ini, tidak ada pertemuan dengan client manapun." "Iya, Pak. Tapi, tamunya bilang dia sudah ada janji dan menunggu di lobi bawah." Dahi Adit berkerut. Karena tidak merasa memiliki janji dengan siapapun, Adit tidak lantas menemui orang tersebut dan memilih untuk menyelesaikan pekerjaannya terlebih dahulu. Sekitar satu jam berlalu, barulah Adit menemui orang tersebut yang ternyata masih menunggunya. Dari lantai tempatnya bekerja, Adit turun ke lobi untuk menemui orang tersebut

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD