Part 79. I'am Sorry

1555 Words

Naya mengangkat tubuh putranya yang tertidur di depan televisi. Membawa tubuh anak itu ke dalam kamar. Meletakkannya ke atas pembaringan dengan sangat berhati-hati. Ia sangat menyayangi putranya. Wanita itu mengamati wajah terlelap sang putra. Wajah yang terlihat begitu damai. Naya bahkan bisa merasakan kedamaian hanya dengan menatap wajah malaikat kecilnya. Ia menunduk, untuk memberikan kecupan di kening sang putra. Menghela nafas panjang, Naya bergumam, “Mama sayang Naka.” Sembari sebelah tangan mengusap pipi sang putra penuh sayang. Menegakkan tubuh, Naya kemudian melangkah keluar. Masih ada satu orang yang harus segera ia usir dari rumahnya. Pria keras kepala yang satu ini sanggup membaut emosi Naya selalu saja tersulut. Menutup perlahan pintu kamar—setelah keluar, Naya kemudian mela

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD