Bab 25 - DUARRR!

2060 Words

Ciuman antara Bina dan Niko terus berlangsung seiring tubuh keduanya menggiring satu sama lain menuju tempat tidur. Ciuman mereka semakin panas, penuh hasrat dan menggebu-gebu. Bina masih melingkarkan tangannya di leher Niko, sementara Niko memeluk pinggang Bina dengan posesif. Mereka masih saling melumat saat Niko mulai mendorong Bina perlahan untuk duduk di pinggir tempat tidur. “Sebentar,” ucap Niko, saat ciuman berakhir. “Kak Niko mau ke mana?” tanya Bina sambil memperhatikan punggung Niko yang mulai menjauh, menuju ke arah pintu kamar. Sampai kemudian, Bina mengetahui jawabannya. Rupanya Niko barusan menghampiri pintu untuk menguncinya. “Walaupun orangtua kita lagi pada sibuk di warung ... tapi bukan berarti kita boleh lengah. Kita harus berjaga-jaga dan waspada, makanya pintunya

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD