Dari segala hal yang pernah Bina lakukan dengan Niko semenjak resmi berpacaran, Bina sadari bahwa yang saat ini mereka lakukan adalah yang paling jauh. Mereka bukan sekadar ciuman, melainkan hendak mandi bersama. Sekalipun Niko masih memakai boxer-nya, tapi Bina sudah tanpa sehelai benang pun dan Niko melihat keseluruhan tubuhnya ini. Bukankah mereka sangat gila? Bina sempat terbuai, terlebih tubuhnya tak bisa berbohong bahwa sentuhan-sentuhan yang Niko lakukan memberinya kenyamanan sekaligus rasa nikmat yang sulit dijelaskan dengan kata-kata. Namun, sebelum semuanya lebih jauh, Bina yang belum sepenuhnya kehilangan kendali memutuskan mengakhiri kegiatan panas mereka. Tanpa diduga, Niko malah mengisap leher bagian belakangnya, membuat Bina semakin uring-uringan. Rasanya Bina kesulitan m

