Kegundahan Lina

1202 Words

Lina [Pak, pak bos kok agak aneh ya, hari ini.] Alan [Aneh bagaimana?] Lina [Pendiam dan sepertinya hawanya menusuk.] Alan [Menusuk kalbu? Kalau bicara yang jelas, Lina.] Lina [Dih, Pak Alan ini. Dibilangin kok. Apa rapat kemarin nggak goal, Pak?] Alan [Kemarin masih baik-baik saja kok. Cuma perasaan kamu. Mungkin beliau masih memikirkan ide-ide baru. Jadi kayak orang mikir.] Lina [Mungkin juga ya.] Alan [Nanti siang kamu keluar lagi sama teman-teman kamu?] Lina [Iya kayaknya. Kenapa Pak?] Alan [Pempek yang kemarin enak. Bungkus satu ya.] Lina [Oke! Pempek aja nih? Es serut di sana juga enak lho, Pak.] Alan [Wah, wah! Kamu mau meracuni saya, Lin? Tidak lihat lingkar perut saya sudah nambah? Ya sudah tambah es serut satu.] Lina terkekeh melihat jawabnya Alan. Dia mel

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD