37. Kemarahan Damian

1247 Words

"Karena 'ketidaksengajaan' Mama bercerita pada papi Alysaa, sekarang mereka merasa punya hak untuk menginterogasi pilihanku!" Damian yang semakin terbakar emosi akhirnya membentak Lusiana. "Mas! Jaga nada suaramu sama Tante!" bentak Alyssa yang mencoba mengambil muka di depan Lusiana yang tampak terpukul. "Diam kamu, Alyssa! Kamu tidak punya hak bicara di sini!" Damian lalu beralih kembali pada ibunya, sorot matanya dingin. "Kalau Mama terus-menerus membiarkan orang luar mencampuri urusanku, mungkin sebaiknya aku tidak perlu datang ke rumah ini untuk sementara." Mata Lusiana berkaca-kaca. Dia tidak menyangka putra satu-satunya yang biasanya sangat menghormatinya akan bicara sekasar itu di depan orang lain. Melihat sang ibu yang menangis, seketika ledakan emosi itu tersiram air es.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD