“Ini surat cinta dari Willy untuk Diana. Benar, ini barang-barang istri Willy.” Untuk ke sekian kalinya, Ferro kembali merenung, mencoba memahami setiap hal yang ia ketahui sekalipun kebenaran dari semuanya juga belum ia ketahui. “Jangan-jangan, sebenarnya aku memiliki hubungan dengan Diana, tapi karena aku justru menikah dengan Dita, Willy meminta Diana untuk melupakanku?” Ferro terus menduga-duga, tapi makin ia berspekulasi, makin bingung juga dirinya bahkan sekadar untuk mengakhiri. “Rumit ....” Ferro menghela napas dalam, kemudian ia memilih duduk di kursi kerjanya. Di sana, ia melanjutkan renungannya. Menggunakan tangan kanannya untuk menopang rahang. Ia teringat tatapan Willy dan Diana padanya yang dipenuhi kebencian, juga Willy yang sampai meminta Diana untuk melupakannya. “Seper