Bab 22: Bali, Villa.

1180 Words

Bandara Ngurah Rai menyambut mereka dengan hawa panas yang lembap namun menyegarkan. Aryan keluar dari terminal kedatangan dengan kacamata hitam, kemeja linen putih yang kancing atasnya dibuka, dan aura CEO yang begitu kental hingga beberapa turis wanita sempat menoleh dua kali. Di sampingnya, Ghea memakai sundress kuning cerah dan topi pantai lebar, sementara Claudia sibuk dengan kamera DSLR-nya, memotret setiap gerak-gerik "mencurigakan" di sekitar ayahnya. "Villa yang Ayah pesan ini punya private pool, kan?" tanya Claudia saat mereka masuk ke dalam mobil jemputan. "Tentu saja. Dan lokasinya cukup tersembunyi agar kita tidak terganggu," jawab Aryan tenang. Ghea menyengir nakal di kursi belakang. "Tersembunyi ya, Pak? Berarti kalau saya teriak minta tolong karena 'tenggelam dalam cint

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD