BAB 15: Penthouse Mewah dan Drama Kantin Setelah drama berdarah di gang gelap, kehidupan Ghea dan Claudia berubah drastis dalam semalam. Dari kontrakan sempit yang plafonnya sering "curhat" saat hujan, kini mereka berdiri di tengah penthouse District 8 yang luasnya bisa dipakai untuk main futsal. "Ghea, gue merasa kayak Cinderella, tapi versi yang dikasih makan sama bapak kandung sendiri," gumam Claudia saat melihat jajaran skincare mahal yang sudah disiapkan di meja riasnya. "Kalau lo Cinderella, berarti gue tikusnya yang berubah jadi asisten pribadi, Cla. Bersyukurlah!" balas Ghea sambil mencoba empuknya kasur seharga motor itu. Persahabatan mereka yang sempat retak kini justru merekat lebih kuat dengan bumbu-bumbu absurditas. Mereka sepakat: Claudia tetaplah si jenius DKV yang

