Surat Pemecatan

1386 Words

​Pagi itu, atmosfer di meja makan penthouse tidak seperti biasanya. Tidak ada nasi goreng berbentuk hati atau rayuan maut yang meluncur dari mulut Ghea. Di depan Ghea, terletak sebuah amplop putih dengan logo Wiratama Group yang sangat formal. ​Ghea menatap amplop itu, lalu menatap Aryan yang sedang membenarkan letak kacamatanya dengan ekspresi yang sangat sulit dibaca. ​"Maksudnya apa ya, Pak Chief? Saya dikasih bonus tiket liburan?" tanya Ghea, mencoba tetap optimis. ​"Itu surat pemutusan hubungan kerja, Nona Ghea," jawab Aryan datar. Ia meletakkan cangkir kopinya. "Mulai hari ini, Anda resmi saya pecat sebagai Office Girl maupun asisten pribadi di kantor." ​Ghea melongo. Roti bakarnya nyaris jatuh dari mulutnya. "Lho? Kok gitu? Kurang manis apa kopi saya kemarin? Atau karena saya me

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD