80

1155 Words

“Kamu bener doain saya mati?” Jackson melihat kesana-kemari. Anak laki-laki yang telah mencuri hati putri Arsa itu terlihat seperti sedang berpikir. “Em.. Wait!” pintanya pada Arsa. “Lima menit saja ya!” sangat menggemaskan- sayang hal tersebut tak menggugah hati dan perasaan Arsa. “Iya Jacky!!” jawaban manis yang Isyana berikan membuat Arsa geram. Ia kalah pada pesona pemuda- calon pematah hati Isyana masa di masa depan. “Mati is like you fly to surga ya?” tanya Jackson ingin tahu. Dira menepuk wajahnya pelan, sedangkan tawa Dipta menyeruak sangat keras menertawakan kepolosan Jackson. Pemeran utama dalam kisah Isyana kecil hanya bisa melotot secara bersamaan. Arsa dengan kekesalannya dan Ariana karena ketakutan wanita itu akan menjadi janda. Ia sudah pernah mengandung anak sendiri kar

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD