“have fun with us baby,” salah satu pria kulit hitam membelai wajah Kanaya. “let her go.” sebuah suara membuat Kanaya dan ketiga pria kulit hitam itu menoleh ke sumber suara, wajah Kanaya berbinar saat melihat sosok Aldric bersama seorang pria berwajah oriental. Kanaya yang biasanya malas berurusan dengan Aldric kini malah senang bisa bertemu Aldric di waktu yang tepat dimana ia butuh bantuan, kekuatan pria yang memegangnya itu cukup kuat sehingga ia kesulitan untuk melawan apalagi ada dua pria lain juga yang siap membantu pria yang memegangnya itu. “who are you, go away don’t interfere this is none of your business,” ucap pria yang memegang Kanaya, sedangkan Kanaya masih berusaha melepaskan diri. 30 menit yang lalu. Aldric sedang duduk di sebua

