16~SN

1336 Words

“Kita bisa tes DNA, biar semuanya jelas.” Nila membaca pesan yang dikirimkan Gavin dan terdiam. Pikirannya melayang, mengingat kembali pertemuan mereka tadi malam. Ada bagian dari dirinya yang ingin percaya bahwa Gavin berkata jujur. Terlebih lagi, Kirana sempat mencari tahu tentang Gavin, meskipun mamanya melakukan dengan cara yang sangat halus, nyaris tak kentara. Andai saja Gavin tidak mengatakan bahwa dia adalah ayahnya, mungkin percakapan singkat di lift bersama Kirana hanya akan berlalu tanpa meninggalkan jejak di pikirannya. Jika Gavin benar ayah kandungnya, mengapa selama ini Kirana harus berbohong sedemikian rupa? Jangan-jangan, Gavin dan Kirana menjalin hubungan tanpa restu. Nekat melakukan sesuatu di luar batas agar bisa menikah, tetapi berujung sia-sia. “Pak.” Nila buru-b

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD