SEASON 2 : CHAPTER 23

1407 Words

Minda meregangkan otot-ototnya. Ia benar-benar kelelahan. Dimulai sejak akad hingga acara resepsi kemarin. Ia baru bisa bebas hari ini dan Minda hanya ingin tidur saja seharian. Satu minggu kemarin tubuhnya seperti disiksa entah karena banyaknya tradisi yang harus ia ikuti atau karena gaun yang ketat dan berat yang harus ia kenakan pada akad dan resepsi. Pintu kamar diketuk. Jangan tanya siapa yang mengetuk. Pasti Mamanya. Berdasarkan tradisi, ia dan Jun memang belum tinggal satu rumah sejak kemarin. Kemungkinan baru hari ini Jun akan datang. "Nggak dikunci, Ma," jawab Minda. Ia tak beranjak sama sekali dari kasur. Pintu dibuka. "Astagfirullah. Masih aja kamu gelung dalam selimut jam segini?" Ratih, sang Mama menghampiri kasur sang putri. "Kamu tuh udah nikah, jangan berasa masih jad

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD