“Tayra..” Erika mengejar putrinya itu. Tayra otomatis memundurkan langkahnya. Ia terlihat terkejut melihat Erika—begitupun Erika. “Kamu ke mana aja?” Erika hendak menyentuh lengan putrinya itu, namun Tayra menolak. Erika tampak terkejut. “Aku nggak mau ngomong..” Tayra hendak berlalu, namun langkahnya ditahan. Tak lama James datang. Minda, Karin dan yang lain juga datang. “Tay..” panggil James yang tampak terpana dengan kehadiran Tayra. Tayra menggeleng. Ia memundurkan langkahnya sampai terbentur pada Minda dan Karin. “Tay, ayo kita pulang,” bujuk James. Tayra menggeleng. Minda memegang lengan Tayra. Anak perempuan itu menarik napas dalam, kemudian melangkah ke depan Tayra. Karin merangkul Tayra. “Maaf, Tante, Kak James, tapi Tayra biar kami yang jaga,” ucap Minda dengan berani.

