Kamu

2075 Words

Satu jam sebelum ciuman laknat .... Rehan menyandarkan kepalanya pada sandaran kursi, memijit pelipis yang terasa berdenyut hebat. Kepalanya begitu berat, juga sakit. Seolah di dalam kepalanya ada bor yang sedang melubangi otak sampai tembus tempurung kepala. "Kalau dilihat-lihat sekretarismu mirip Laura. Kau masih ingat Laura kan? Pasti ingat dong, nggak mungkin enggak. Secara Laura cinta pertamamu. Tapi sayangnya kau bukan cinta pertamanya, melainkan aku. Aku Rafael Tan Davichi, cinta pertama Laura Bachir." Rehan mengembuskan napas kasar, berusaha mengenyahkan semua suara-suara yang berdengung di telinganya. Tapi ucapan Rafael di ruang meeting tadi terus saja mengusik pikiran dan membuatnya tidak tenang. "Gimana rasanya dicampakkan? Aku dengar kau juga dicampakkan oleh sekretarismu s

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD