BAB 39

2014 Words

“Kejutan apa?” bisik Ayuni di telinga Monic. “Kejutan karena lo datang bareng Gerald dan Miranda?” Monic mendesis. “Diam!” “Lagian kok bisa sih lo datang sama mereka berdua? Nggak sengaja ketemu di parkiran? Gue baru tahu Miranda udah pulang.” Monic bungkam. Jika ditanya, dia benar-benar nggak pengin membahas hal ini. Pertanyaan Ayuni, khususnya, adalah pertanyaan yang sama dengan yang diajukan oleh Miranda di parkiran tadi. Setelah puas memeluk Gerald atau melepas kangen atau apalah, perhatian Miranda mulai tertuju pada Monic. Cewek itu menatap Monic dari ujung rambut hingga kaki dengan kening berkerut, dan Monic setengah mati takut Miranda akan bertanya, “Do I know you?” Itu memang pertanyaan yang masuk akal mengingat mereka nggak kenal-kenal amat tapi rasanya sangat menyakitkan di

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD