BAB 51

1695 Words

Bolehkah seseorang berharap masalah selesai sendiri tanpa harus dihadapi? “Nic.” Suara Bang Michael memanggilnya, bersamaan dengan ketukan di pintu kamar mandi yang sedikit kalah dengan jeritan Bobby yang marah karena dimandikan. “Ada pacar lo.” Monic yang tengah berusaha menyabuni seluruh badan Bobby menggeleng. “Suruh pulang aja,” jawabnya. Bang Michael nggak berkata-kata lagi. Monic pun melanjutkan kegiatannya memandikan Bobby yang kini berusaha melompat ke langit-langit kamar mandi untuk kabur. “Diam!” seru Monic. “Diam nggak? Gue lelepin ke bak mandi, nih!” Tetap saja Bobby meraung-raung seolah sedang dianiaya. Lima menit kemudian Monic selesai memandikan Bobby. Saat keluar dari kamar mandi, bukan hanya Bobby yang basah kuyup dan menggigil, melainkan Monic juga. Memang butuh kes

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD